Karena Berbagi Tak Pernah Rugi

Mau berbisnis Kuliner? Punya Huawei G8 dulu dong!

4 286

- Advertisement -

Lima tahun belakangan, bisnis kuliner semakin maju. Perhatiin deh, semua orang pasti jualan makanan. Temen SMA jualan cheese stick, temen kuliah jualan nasi ayam, temen kerja jualan sambal, temennya temen jualan overnight oat, ibunya temen jualan cake, dan seterusnya. Pokoknya setiap hari ada aja tawaran makanan untuk dibeli dan dicicipi.

Apalagi 3 tahun belakangan, kampanye hidup sehat pun juga semakin gencar, jadi jenis makanan baru yang diperdagangkan pun jadi bertambah. Makanan sehat dari mulai raw food, katering sehat, cemilan non gluten, susu almon, terus bermunculan.

Huawei G8Kenapa sih bisnis kuliner ini nggak ada matinya? Ini menurut gue nih.

1. Manusia butuh makan
Jadi, makanan pasti dicari dan pasti laku. Tapi tetep sih, rasanya harus enak! Walaupun soal rasa, ya subjektif juga ya. Tergantung lidah masing-masing. Tapi intinya, kalo mau jualan makanan, pastikan dulu rasanya memang beneran enak dan unik yaaa!

2. Manusia senang hal-hal baru
Apalagi urusan makanan. Makanya kita seneng wisata kuliner, selalu senang mencoba hal-hal baru dan berbeda dari rutinitas sehari-hari. Jadi, kalau ada jenis makanan baru, atau jenis makanan lama yang di-twist dengan gaya baru, seperti martabak pakai selai coklat N*tella atau Ov*maltine gitu langsung dicari-cari dan dibela-belain antri untuk mendapatkannya.

3. Makan-makan adalah hiburan
Kalau gue perhatiin, topik makanan selalu bisa jadi topik yang menarik, bahkan jadi ice-breaker di setiap pertemuan. Kegiatan makan-makannya pun jadi hiburan dan selalu dikaitkan dengan kegiatan kumpul-kumpul bareng teman dan keluarga. Pasti kita semua sering gini kan,”Ketemuan yuk, sambil makan-makan!”
4. Memasak itu mudah!
Maksudnya, semua orang sebenarnya bisa masak. Kalau bisa dan terpaksa pasti bisa. Jadi, tinggal sering-sering latihan, pasti bisa memasak sesuatu yang luar biasa. Bisa dibilang, memasak itu mudah dikerjakan lah!

5. Bisnis kuliner: bisnis yang menguntungkan.
Balik lagi soal manusia butuh makan, kita-kita ini seneng jajan. Lapar atau enggak, pokoknya harus mengunyah! Jadinya, setiap kali disodorin foto makanan atau tukang bakso lewat di rumah bawaannya lapar aja terus! Jadiii…makanan pasti dicari terus! Paling gampang dan paling cepet laku!

So, kalau tahun ini ada yang mau memulai bisnis kuliner secara online, gue bilang, jalanin aja! Yakin deh, bisnis kuliner itu gak ada matinya karena selalu ada peminatnya. Cuma pastikan ya, kalau mau jualan di online, berhubung rasa itu subjektif, first impression is important! Dalam kata lain, foto makanan yang mau kamu jual harus menggiurkan. Harus bikin orang-orang yang lain ngiler berat!

Nah, untuk soal foto makanan, mungkin ini saatnya kamu ngecek smartphone Huawei G8. Untuk memulai bisnis kuliner secara online, smartphone yang bisa digunakan untuk berkomunikasi sekaligus punya kamera mumpuni untuk kebutuhan foto makanan, kayaknya udah cukup banget ya! Nanti-nantinya kalau bisnis udah semakin sukses, boleh deh mulai mikirin beli kamera DSLR, ya nggak?

Kamera ponsel Huawei G8 ini punya fitur GoodFood di kamera ponsel Huawei G8 yang bisa membuat foto-foto makanan jadi tampak menggiurkan dan pantas buat dipajang di media sosial.

nfd

- Advertisement -

  1. Rani R Tyas says

    aku dari jaman dulu sampe sekarang kalo masak rasanya hambar Mas. Mungkin setiap tangan sudah punya keahlian masing-masing ya..

    1. Dimas Suyatno says

      Jaman sekarang usaha kuliner tidak harus pandai masak, tapi bisa manajemen usaha dengan baik. Serahkan urusan masak-memasak pada ahlinya.
      Kalau soal foto makanan, serahkan pada Huawei G8, sudah ada mode GoodFood yang bisa membuat foto-foto makanan jadi semakain tampak menggiurkan. 🙂

  2. Rach Alida Bahaweres says

    Kualitas foto yang tajam dan jernih membuat foto yang menarik sehingga semakin banyak yang tertarik membeli ya mas 🙂

    1. Dimas Suyatno says

      Betul mas. Foto yang menarik menjadi pertimbangan konsumen untuk berkunjung ke usaha kuliner kita 👍

Leave A Reply

Your email address will not be published.